Kamis, 03 Agustus 2017

Final Fantasy 15 Multiplayer Comrades Beta Begins Today On PS4/Xbox One

Final Fantasy XV begins its transformation today from a single-player-only RPG to one with an online multiplayer component. Square Enix today has kicked off the PS4 and Xbox One beta for Final Fantasy XV's multiplayer expansion, Comrades.
The Comrades beta allows players to create a character and team up with three other people online. It offers access to a select amount of content from the full experience; among other things, you don't level up, only some locations and weapons are included, there are only a handful of quests, and customization options are limited. Worry not, however, as you can dress up in a full-body Chocobo suit if you so desire.
An official release date for Comrades hasn't been announced, but this beta (or Closed Online Test, as Square Enix calls it) is scheduled to run until August 8. The official website notes this is a "projected" date, suggesting that could change--betas often run longer than expected. And this is an actual test, as Square Enix warned players on Twitter of potential issues that may arise: "We'll try to ensure things run smoothly but please remember that this is still an online test."
Final Fantasy XV's big July update launched recently, adding the long-delayed Magitek Exosuits and a new Cross Chain system, as well as bringing back the Moogle Chocobo Carnival for a limited time. Additionally, the RPG's signature vehicle, the Regalia, has made its way to Forza Horizon 3.

Rabu, 02 Agustus 2017

Youtuber Academy Untuk Siswa SD di Jepang

Di tahun 2016, koran Mainichi News melaporkan hasil survei yang dilakukan di kalangan siswa kelas 4 SD di berbagai sekolah di Osaka. Hasil survei menyebutkan bahwa Youtuber menjadi karir nomer tiga yang paling dinginkan oleh siswa setelah dokter dan pemain sepak bola. 

Ternyata Ada Youtuber Academy Untuk Siswa SD di Jepang Gan!

Alasannya karena menurut para siswa menjadi Youtuber itu menyenangkan. Tidak perlu belajar tetapi dapat bayaran. Survei serupa juga dilakukan oleh Sony Life terhadap 200 siswa SMP dan 800 siswa SMA di tahun ini. Hasilnya sama. Youtuber menjadi karir ketiga yang paling diinginkan setelah IT Engineer dan Video Game Creator. 

Saking banyaknya pelajar yang ingin jadi Youtuber di sana sampai -sampai ada yang namanya "Youtuber Academy", "sekolah" pertama di Jepang untuk calon Youtuber. Sekolah yang didirikan FULMA ini menawarkan kursus dasar editing video, bagaimana berkomunikasi di depan kamera, dan sebagainya. 

Ternyata Ada Youtuber Academy Untuk Siswa SD di Jepang Gan!

Meski banyak siswa dan pelajar muda di Jepang yang antusias memilih Youtuber sebagai karirnya, banyak pihak tetap meragukan hal ini. Lewat sosial media banyak pihak menyatakan kritik terhadap keinginan anak muda menjadi Youtuber dengan alasan ini merupakan bentuk kemalasan mereka. 

Meski demikian Youtuber Academi melihat hal ini dari sudut pandang yang berbeda. Mereka mengatakan bahwa proses belajar menjadi youtuber yang sukses juga akan memberi para siswa pengalaman belajar yang komprehensif, yang mencakup banyak video bertema percobaan sains yang populer di kalangan Youtuber Jepang. Selain itu proses belajar menjadi Youtuber yang sukses bisa mendorong siswa membentuk rasa percaya diri dan kemampuan presentasi diri untuk para siswa yang mungkin susah dibangun di kelas biasa. 

Ternyata Ada Youtuber Academy Untuk Siswa SD di Jepang Gan!


sumber

Selasa, 01 Agustus 2017

Black Desert Online Akan Hadir Resmi dalam Bahasa Indonesia

Salah satu game MMORPG dengan kualitas visualisasi terbaik saat ini, sepertinya tidak ada lagi kata yang tepat untuk menjelaskan Black Desert Online. Sayangnya, tidak semua gamer di seluruh dunia bisa mencicipinya. Terlepas dari usia yang kian “menua”, sang developer masih menutup akses untuk beberapa region dan hanya menyediakan game ini khusus untuk beberapa kawasan saja. Bahkan keputusan untuk merilisnya via Steam masih terperangkap pada sistem region-lock ini, yang membuat gamer Tanah Air sekalipun tidak bisa mencicipinya tanpa memodifikasi koneksi mereka. Tetapi berita baik, Anda yang sudah menantikannya cukup lama sepertinya akan mendapatkan apa yang Anda inginkan.

Setidaknya informasi inilah yang dilemparkan oleh COO Pearl Abyss – James Heo dalam sela-sela cara ChinaJoy 2017 yang sudah berakhir beberapa hari yang lalu. Berbicara dengan situs gaming – MMOCulture, Pearl Abyss – dev. Black Desert Online hadir dengan apa yang sudah lama kita antisipasi.
Benar sekali, server resmi untuk region SEA. Akan ada masa closed beta yang berusaha mereka tawarkan sebelum tahun 2017 ini berakhir. Mereka bahkan berencana untuk mempersiapkan dua bahasa ekstra selain bahasa Inggris, yakni bahasa Indonesia dan Thai di sana. Ini tentu saja menjadi konfirmasi tidak langsung bahwa game ini akan akhirnya, akan bisa dinikmati oleh gamer Indonesia secara resmi nantinya.
Sayangnya, Pearl Abyss sendiri belum angkat bicara lebih jauh soal rencana ini. Apakah mereka akan bekerja sama dengan publisher lokal di masing-masing negara? Ataukah server SEA khusus mereka lemparkan dengan penanganan mereka sendiri? Kita tunggu saja.

Patrialis Akbar beri sandi 'Ahok' buat nama penyuapnya

Sidang perkara suap uji materi undang-undang nomor 41 tahun 2014 tentang kesehatan hewan ternak, dengan terdakwa Patrialis Akbar, kembali dilanjutkan di Pengadilan Negeri Tipikor, Jakarta Pusat. Dalam sidang tersebut muncul sebutan ' Ahok' sebagai kode dari Basuki Harman, pengusaha tersangka pemberi suap ke Patrialis.

Hal tersebut terungkap saat jaksa penuntut umum Komisi Pemberantasan Korupsi(KPK) menampilkan percakapan Patrialis dengan Kamaludin. 

"Ahok siapa?" tanya jaksa Lie kepada Kamaludin, Senin (31/7).

"Pak Basuki (Basuki Hariman, pengusaha). Kami ada rencana main golf di Royale (Royale Jakarta Golf Club) dia (Patrialis) ingatkan kalau bisa Pak Basuki bisa gabung, ngobrol-ngobrol," jawabnya.

"Anda bilang anda arahkan 'Ahok'," tanya jaksa lagi.

"iya saya arahkan Pak Basuki untuk hadir," tukasnya.

Berikut transkrip percakapan antara Patrialis dengan Kamaludin;

Patrialis : Sekalian antum mau, Ahok, Ahok mau ngobrol enggak?
Kamaludin : Ana arahkan si Ahok, iye ye

Seperti diketahui, mantan Menteri Hukum dan HAM itu didakwa telah menerima suap dari Basuki Hariman, pengusaha yang bergerak di bidang importir daging sapi, beberapa tahap. Total uang yang diterima Patrialis mencapai USD 70.000. 

Jaksa penuntut umum KPK pun menerapkan dakwaan alternatif terhadap Patrialis. 

Pada dakwaan alternatif pertama, Patrialis didakwa telah melanggar Pasal 12 huruf c Jo Pasal 18 Undang-Undang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi Jo Pasal 55 Ayat 1 ke-1 dan Pasal 64 Ayat 1 KUHP. Dakwaan tersebut mengatur tentang perbuatan tindak pidana korupsi yang dilakukan oleh hakim seperti Patrialis Akbar.

Sedangkan dakwaan alternatif kedua, jaksa mendakwanya dengan Pasal 11 Jo Pasal 18 Undang-Undang pemberantasan Tindak Pidana Korupsi Jo Pasal 55 Ayat 1 ke-1 dan Pasal 64 Ayat 1 KUHP. 

sumber

Soal 'PKI', PDIP: Kami Kaji Gugatan Hukum ke Waketum Gerindra

Jakarta - Pernyataan Waketum Gerindra Arief Poyuono yang mengatakan 'wajar PDIP disamakan dengan PKI' berbuntut panjang. PDIP membuka peluang mempolisikan Arief.

"Itu sebuah pernyataan yang berlebihan, karena ini adalah partai berdasarkan Pancasila. Sehingga, atas pernyataan tersebut, tim hukum kami melakukan kajian dan akan ada kemungkinan kami melakukan gugatan terhadap yang bersangkutan," kata Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto kepada wartawan, Selasa (1/8/2017).

Hasto mengungkit pernyataan Arief bahwa PDIP menipu rakyat. Seharusnya, masih kata Hasto, Arief berhati-hati membuat pernyataan.

"Kan di dalam pernyataannya kan juga kami dianggap menipu rakyat, sehingga dalam menyampaikan wacana, setiap pribadi, pemimpin, seharusnya berhati-hati. Sebagai bentuk supaya ini menjadi sebuah pelajaran," ujar Hasto.

"Kami juga mengkaji untuk melakukan gugatan hukum," ucapnya.

Hasto mengatakan kajian hukum akan dilakukan dalam waktu dekat. Dia menegaskan PDIP akan bersikap.

"Karena itulah, bagi yang menuduh sembarangan kepada PDIP, tentu saja kami akan bersikap," ujarnya. 

Senran Kagura untuk Nintendo Switch Tetap Terlihat “Nakal”

Nintendo adalah konsol anak-anak, seberapa sering Anda mendengar ungkapan yang satu ini? Bahwa terlepas dari fakta bahwa ia sudah meluncurkan game sekelas Bayonetta atau Devil’s Third misalnya, citra ini memang tidak bisa lepas dan terus mengikutinya. Padahal, fakta memperlihatkan bahwa Nintendo tidak pernah berkeberatan dengan konten game yang tidak ditujukan untuk anak-anak, baik dari sisi kekerasan ataupun sensualitas. Jika kedua game tersebut masih tidak cukup untuk menjadi bukti bagi Anda, maka detail terbaru terkait game Senran Kagura untuk Nintendo Switch sepertinya cukup untuk melakukannya.

Setelah sempat hanya diperlihatkan lewat teaser, Marvelous akhirnya secara resmi memperkenalkan proyek Senran Kagura mereka untuk Nintendo Switch. Berbeda dengan game Senran Kagura selama ini yang mengusung genre action, shooter, hingga memasak, game yang disebut sebagai Shinobi Refle: Senran Kagura ini mengusung gameplay ala dating sim. Hanya memuat karakter Asuka saja, gameplay akan berkisar pada kontak fisik yang akan memicu beragam respon darinya. Setiap sentuhan yang Anda lakukan akan mengubah mood yang ada. Tidak hanya itu saja, Marvelous juga menjanjikan sensasi realistis lewat fitur HD Rumble yang terdapat di dalam Joy-Con.
Shinobi Refle: Senran Kagura ini sendiri rencananya akan dirilis via Nintendo eShop di pasar Jepang untuk tahun 2017 ini. Belum ada konfirmasi apakah ia menuju pasar barat atau tidak. Konsol anak-anak, heh?

Razia Narkoba Duterte Tewaskan Wali Kota di Filipina

Kepolisian Filipina melaporkan telah menembak mati 15 orang terduga kriminal narkoba, termasuk Wali Kota Ozamiz Reynaldo Parojinog Sr dan istrinya.

Parojinog merupakan salah satu politikus yang diduga terlibat kartel narkoba oleh Presiden Rodrigo Duterte secara publik.

"Parojinog adalah tersangka kartel obat-obatan terlarang yang paling dicari. Kami menegakkan hukum untuk melindungi orang-orang yang inginkan perdamaian di negara ini. Bagaimana kita bisa meneggakkan hukum jika kita takut pada kartel narkoba?" ucap kepala kepolisian Ozamiz, Jovie Espenido, Senin (31/7).


Kepolisian mendapat surat perintah penggeledahan kediaman Parojinog yang diduga menyimpan senjata api secara ilegal. Saat razia dilakukan, penjaga rumah melepaskan serangkaian tembakan kepada polisi yang akhirnya memicu bentrokan hingga menewaskan belasan orang termasuk Parojinog sendiri.

Diberitakan The Independent, para penjaga rumah juga menabrak kendaraan polisi hingga melukai seorang petugas keamanan. Seorang pengawal Parojinog juga membawa granat dan meledakkannya saat bentrokan terjadi di dalam rumah.

Perang melawan narkoba menjadi kampanye utama yang terus digaungkan Duterte sejak memenangi kursi kepresidenan pada pertengahan tahun lalu.
Setidaknya lima orang termasuk putri Parojinog, Nova Echaves, ditangkap dalam razia tersebut. Echaves sendiri merupakan wakil wali kota Ozamiz.

Dia diangkap dan akan diterbangkan ke Manila untuk alasan keamanan.

"Saya meminta Presiden Duterte juga menyelidiki anggota Senat! Lihat lebih dekat ayah saya. Dia [Duterte] tahu cerita ayah saya," kata Echaves saat ditanyai pesan untuk Duterte, seperti dikutip Sydney Moerning Herald.

Dalam penggeledahan, polisi juga turut menyita sejumlah senapan serbu, granat, pil methamphetamine, dan beberapa uang tunai.

"Ini adalah bentuk sumpah pemerintah mengintesifkan kampanye perang anti-narkoba. Keluarga Parojinog juga masuk dalam daftar hitam kartel narkoba [Duterte]," tutur juru bicara presiden, Ernesto Abella.

Parojinog, yang juga menghadapi tudingan korupsi, membantah keterlibatan dirinya dalam perdagangan narkoba. Dia adalah wali kota ketiga yang tewas dibunuh polisi atas dugaan keterlibatan peredaran narkoba.

Tahun lalu, polisi menembak mati wali kota Albuera Rolando Espinosa Sr. dalam penjara. Dia tewas tertembak di dalam penjaranya setelah mencoba melawan dan menembaki petugas kepolisian yang tengah melakukan inspeksi senjata ilegal. 


Sejak itu pun, kampanye ini mengundangkan kritikan hingga kecaman dunia internasional lantaran dianggap tak memedulikan HAM.

Dalam perang anti-narkoba ini, Duterte memberi kewenangan polisi untuk membunuh setiap anggota kriminal dan pengguna narkoba. Sejak digencarkan, setidaknya 8000 pengedar narkoba tewas tanpa proses peradilan jelas di tangan polisi dan badan penegak hukum.

Polisi mengatakan mereka terpaksa menembak mati tersangka hanya untuk mempertahankan diri. Duterte pun membela aparatnya, menganggap para kritikus tidak tepat jika menyalahkan polisi terhadap kasus kematian itu


sumber