Kecanduan menggunakan media sosial dapat meningkatkan renggangnya hubungan suami istri ataupu hubungan asmara pasangan kekasih. Seperti dilansir dari psychologytoday, berdasarkan data yang diperoleh, pria yang menikah dan selingkuh rata-rata 25-72 persen yang menunjukkan perselingkuhan mungkin adalah hal yang biasa.
Selain dari angka-angka ini, banyak dari kita tidak pernah berpikir akan berselingkuh. Namun saat ini, perempuan yang mayoritas setia dengan pasangan, ternyata bisa juga selingkuh melalu media sosial. Berikut adalah tipe orang yang berpotensi besar melakukan perselingkuhan.
1. Pengguna berat media sosial
Menurut penelitian dari Cyberpsychology, Behavior, and Social Networking, semakin sering orang menggunakan Twitter, semakin sering pasangan memiliki konflik hubungan, selingkuh makin tinggi, break (vakum berhubungan), dan perceraian. Hasil ini bukan karena faktor waktu. Pasangan yang telah bersama-sama untuk waktu yang singkat mengalami efek media sosial yang sama seperti pasangan yang sudah bertahun-tahun. (Studi sebelumnya juga telah menyarankan hasil yang sama bagi pengguna berat Facebook).
2. Pria yang umurnya ada angka sembilan di belakangnya.
Para peneliti yang menganalisis data dari Ashley Madison, situs kencan online menemukan bahwa persentase yang tinggi dari laki-laki yang mengakses situs kencan berusia 29, 39, 49, atau 59. Dengan kata lain, pria menghadapi tahun penting dalam kehidupan mereka tampaknya paling rentan terhadap perselingkuhan.
3. Seseorang yang telah ditipu
Sebanyak apapun yang kita ingin memaafkan dan melupakan perselingkuhan masa lalu, namun ilmu menyarankan kita untuk berpikir dua kali. Menurut penelitian dari University of South Alabama, baik laki-laki dan perempuan yang tidak setia dalam satu hubungan lebih mungkin selingkuh lagi dengan pasangan berikutnya.
4. Pasangan yang lincah
Menurut ahli keintiman Mary Jo Rapni, memiliki pasangan yang tiba-tiba lebih sayang secara fisik dengan Anda berarti mereka memiliki hubungan lain. Ketika seorang pria mulai berselingkuh, dia menjadi hiperaktif secara seksual. Hal ini disebabkan gairah seksnya telah terangsang. Pria tersebut mulai ingin lebih keintimannya dan ketika perempuan simpanan disekitarnya tidak dapat memenuhi keinginannya, maka istrinya menjadi hal terbaik berikutnya.
5. Pria kaya dan perempuan miskin
Bagi orang-orang kaya seharusnya bukan hal yang mengejutkan dengan yang namanya perselingkuhan. Namun, yang menjadi kejutan disini adalah perempuan kurang mampu atau kekayaannya terbatas, lebih mungkin berselingkuh daripada rekan-rekannya yang kaya. Meskipun penjelasan terkait ini masih bervariasi, beberapa ahli biologi evolusioner berteori bahwa perempuan berpenghasilan rendah berselingkuh dengan harapan keuangannya dapat meningkat dari sebelumnya untuk kepentingan anak-anak mereka.
Menurut penelitian dari Cyberpsychology, Behavior, and Social Networking, semakin sering orang menggunakan Twitter, semakin sering pasangan memiliki konflik hubungan, selingkuh makin tinggi, break (vakum berhubungan), dan perceraian. Hasil ini bukan karena faktor waktu. Pasangan yang telah bersama-sama untuk waktu yang singkat mengalami efek media sosial yang sama seperti pasangan yang sudah bertahun-tahun. (Studi sebelumnya juga telah menyarankan hasil yang sama bagi pengguna berat Facebook).
2. Pria yang umurnya ada angka sembilan di belakangnya.
Para peneliti yang menganalisis data dari Ashley Madison, situs kencan online menemukan bahwa persentase yang tinggi dari laki-laki yang mengakses situs kencan berusia 29, 39, 49, atau 59. Dengan kata lain, pria menghadapi tahun penting dalam kehidupan mereka tampaknya paling rentan terhadap perselingkuhan.
3. Seseorang yang telah ditipu
Sebanyak apapun yang kita ingin memaafkan dan melupakan perselingkuhan masa lalu, namun ilmu menyarankan kita untuk berpikir dua kali. Menurut penelitian dari University of South Alabama, baik laki-laki dan perempuan yang tidak setia dalam satu hubungan lebih mungkin selingkuh lagi dengan pasangan berikutnya.
4. Pasangan yang lincah
Menurut ahli keintiman Mary Jo Rapni, memiliki pasangan yang tiba-tiba lebih sayang secara fisik dengan Anda berarti mereka memiliki hubungan lain. Ketika seorang pria mulai berselingkuh, dia menjadi hiperaktif secara seksual. Hal ini disebabkan gairah seksnya telah terangsang. Pria tersebut mulai ingin lebih keintimannya dan ketika perempuan simpanan disekitarnya tidak dapat memenuhi keinginannya, maka istrinya menjadi hal terbaik berikutnya.
5. Pria kaya dan perempuan miskin
Bagi orang-orang kaya seharusnya bukan hal yang mengejutkan dengan yang namanya perselingkuhan. Namun, yang menjadi kejutan disini adalah perempuan kurang mampu atau kekayaannya terbatas, lebih mungkin berselingkuh daripada rekan-rekannya yang kaya. Meskipun penjelasan terkait ini masih bervariasi, beberapa ahli biologi evolusioner berteori bahwa perempuan berpenghasilan rendah berselingkuh dengan harapan keuangannya dapat meningkat dari sebelumnya untuk kepentingan anak-anak mereka.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar